Posted by: persfeunj | 12, January 2009

Softskill FE UNJ

Apa yang menjadi perbedaan antara hard dan softskill? Pertanyaan tersebut dapat dijawab dalam acara anyar Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (FE UNJ). Untuk pertama kalinya, FE UNJ menyelenggarakan softskill Training di Gedung Administrasi lantai 3 dan 4 pada hari Sabtu dan minggu tanggal 1 s.d 9 November 2008. Acara yang ditujukan khusus bagi mahasiswa baru ini mengusung tema “Kiat sukses melakukan presentasi”.

Softskill merupakan pelengkap dari hardskill manusia. Hardskill yaitu kemampuan dalam bidang akademik dan softskill sebagai pelengkap dari hardskill itu sendiri seperti komunikasi dan lebih khususnya presentasi. Oleh karena itu para dosen FE UNJ melihat kecenderungan dibutuhkannya pelatihan softskill bagi para mahasiswa baru agar mampu berpresentasi dengan baik dalam perkuliahan atau saat sidang skripsi.

Acara ini merupakan kerja sama antara Career Development Center (CDC) dan Kelompok Alumni Fakultas Ekonomi (KAFE). Dengan didukung 13 instruktur beserta ko-instruktur andal yang berasal dari dosen dan mahasiswa, sarana dan prasarana yang menunjang seeperti liquid central display (LCD) dan komputer yang telah tersedia di tiap kelas, serta koordinasi yang baik dari pihak panitia penyelenggara dan juga persiapan yang matang selama dua bulan membuat acara berlangsung sukses.

Namun dibalik suksesnya kegiatan tersebut tidak menutupi beberapa kendala yang terjadi selama acara berlangsung. Waktu yang dianggap oleh para peserta kurang tepat yaitu pada hari Sabtu dan Minggu serta ruang kelas yang tidak memenuhi kuota peserta mengakibatkan acara dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama untuk jurusan Ekonomi dan Administartsi pada 1 dan 2 november dan gelombang kedua untuk jurusan Akuntansi dan Manajemen.

Seperti yang dituturkan Wahyu Prabowo seorang peserta dari D3 Akuntansi 2008 “Pelatihan softskill tersebut betul-betul memberikan pengalaman baru dan sangat bermanfaat dalam perkuliahan dan sidang karya ilmiah nanti. Hal yang tidak jauh berbeda disampaikan oleh Annisa Murtian dari Pendidikan Akuntansi non-regular “Acaranya sangat bagus kalau bisa jangan hanya dalam dua pertemuan tapi tiga atau empat kali, agar bisa terus diawasi dan dipantau perkembangannya”.

Softskill training pun turut menambah kriteria kelulusan bagi para mahasiswa yang telah mendapatkan kesempatan bagus ini. Jika hasilnya kurang memuaskan maka peserta diwajibkan untuk mengulang dan membayar sejumlah biaya administrasi seperti sama halnya dengan tes toefl. Ada atau tidaknya pengaruh softskill dapat dilihat pada saat presentasi dalam perkuliahan selanjutnya. Meningkat atau bahkan tidak jauh berbeda dengan sebelumnya

Maka, jika FE UNJ ingin menyiapkan wisudawan yang memiliki kapabilitas dalam hal presentasi, FE UNJ harus merancang hal-hal yang diperlukan sejak sekarang. Aspek nilai-nilai softskill seperti tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, semangat, toleran sangat dibutuhkan dalam dunia sehari-hari seperti perkulihan maupun dunia kerja. (Tika)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: